Hay bro . . . . .
saya muncul lagi nih,hehehe. . . .
Di media-media saat ini sedang heboh-hebohnya masalah perempuan yang tidak boleh membonceng mengangkang kecuali dibonceng suaminya, aturan baru dari Lhoukseumawe sana sungguh aturan yang mungkin berniat baik akan tetapi bukan aturan yang bijaksana menurut saya. Menurut saya suatu aturan yang baik dan bijaksana ya harus melindungi yang diatur, ya mbok???
Nah kalau HARUS mbonceng nyamping apa g ribet tu????
Saya sendiri sebagai pengendara motor paling g seneng kalau ada yang mbonceng saya dengan cara menyamping, karena tangan kanan cepet pegel karena nahan, ngerem kadang geal-geol, kalau mau manuver takut boncenger di belakang kakinya nyangkut motor lain,pokoknya g enak banget.
terus satu hal lagi, kalau boncenger pake rok pamjang yang lebar dan bahanya ringan apa yang akan terjadi????
nyangkut rantai? - – - – -> mungkin
nyelip ke ruji-ruji? - – - – - > bisa jadi
tapi yang paling bahaya ya kalau . . . . . .
roknya terbang-terbang dan orang-orang di pinggir jalan dapat tontonan gratis,hehehe . . .( pengalaman sendiri,wwkwkwkw. . . .)
Nah, kalau kaya gitu apa bijaksana jika peraturan yang berdasar agama justru membuka celah baru untuk secara tidak sengaja memamerkan sesuatu yang dilarang agama?susah kan. . . .
Saran saya pada pembuat kebijakan sebelum menetapkan sesuatu kebijakan cobalah untuk mencoba sendiri kebijakan yang anda buat sebelum memerintahkan kepada rakyat anda untuk malekukannya.
Caranya . . . . .
“Pak,Cobalah memakai sarung dan kemudian cobalah membonceng menyamping sekitar 1 KM, dan rasakan sensasi semilir angin kedalam sarung anda. . . .!!!”
Salam L2S


Saya tegaskan bukan berdasarkan agama! Tidak ada aturan syariat yang mengatur berkendara dilarang ngangkang.
masa boss?saya tulis ini stelah liat pernyataan walikotanya di tivi,kalau benar seperti yang bro tulis saya minta maaf.
Iya tuh ada ada saja, aq pernah lihat 1x kecelakaan, cewe bonceng cewe, anak SMA duduk nyamping, krna mau nyalip mobil di depannya, sontak yg di bonceng kaget n beri reaksi yg ngendarain panik n akhirnya kna serempet truk semen 10 roda (fuso),,, yah akhirnya meninggal di tmpat mas.. Kebetulan trjadi di dpan ruko sy.. Aq juga kaget bca di koran FB .. Slam kenal
saya hampir g bisa ngerem karena geal-geol mbonceng miring bro, , , ,
tu walikota kan orang kaya, ga pernah naik motor..coba dia naik motor trus boncengin bini nya model nyamping, bakalan encok tu bininya, n bkalan susah buat berkendara dgn baik, mending tu walikota buat suatu aturan yg lbih menyasar ke sejahteraan rakyat drpda buat aturan yg mengada2 kyak gtu..pake alasan syariat lg..
wkwkwk. . . .saya sarannya si walikotanya yang dibonceng nyamping n yang mbonceng alay-alay . . .
yang jadi supirnya cewe tetap ngangkang, ya sama aja
harusnya supir cewenya nyamping boncengnya ikut nyamping wkwkwkwkw
yg nyupir nyamping kanan, yang dibonceng nyamping kiri jadi imbang,hehe
ngangkang itu nikmat sambil meluk
wkwkwkwk
mungkin ngiri walikota nya
weist kata sapa nikmat???wkwkwk
kata ane gitu
anak sekarang 16 tahun udah pengalaman,wkwkwk
pengalaman adalah guru terbaik
Ping-balik: Kebanyakan Ngurusin Trotoar … Giliran ada Pembodohan Otomotif beneran malah Mingkem !!! … Ngakunya IDEALIS … CUIH !!! « INDOBIKERMAGS & SBS RACING TOP 1
ini suara hati dari biker beristri »»»
http://yudhadepp.blogspot.com/2013/01/fakta-ketika-wanita-duduk-menyamping.html?m=1
istri pak wali, dan anak perempuan pak wali kan pake mobil dinas, mana ngerasain kalo jd boncenger cewek disuruh duduk miring
kalo ada yang pake rok mini terus duduk menyamping dalamannya justru keliatan
brarti dpt bonus tuh yg liat.. termasuk yg ada didlm mobil dinas….hihi enak to..
moga2 4JJI mengampuni hambanya ..amin
kalau kecelakaan, pemda mau tanggung jawab memang? atau mungkin pak walikota saja yang tanggung jawab…
artikel PELENGKAP artikel di ATAS
http://yudhadepp.blogspot.com/2013/01/bongkar-perda-no-ngangkang.html?m=1
Kan enggak mau kalah sama si aceng gitu loh …gobloknya otanknya pada di selangkangan doank …hayo..
Ah … Biarin aja orang rakyatnya juga dukung orang kayak gitu … Biar kalo enggak gini rakyat enggak mikir .. Cari pimpinan itu yg bagus .. Ingat BEBet BOBot and BIBItnya … Amin
Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) menilai, perempuan duduk mengangkang di atas sepeda motor dengan aurat terbuka atau tidak mengenakan pakaian muslimah, bisa meruntuhkan marwah seorang perempuan. “Kebijakan ini bisa mengembalikan marwah perempuan yang ada di Aceh, kalau yang di luar Aceh tidak ada problem. Berbicara marwah sangat tergantung pada daerah,” katanya, dilansir Okezone, Kamis (3/1)”
Dari sisi agama, perempuan tetap diperbolehkan duduk terbuka atau ngangkang di sepeda motor asal jangan sampai terbuka auratnya dan tidak menciderai marwah seorang perempuan. “Sah-sah saja, asal aurat tetap terjaga, pakaian tetap sopan tidak menyerupai laki-laki, dan tidak menciderai marwah perempuan itu sendiri,” ujar Faisal yang juga Ketua PW Nahdatul Ulama Aceh.
itu baru masuk akal bro.