24 comments on “Coba Bapak Walikota Lhoukseumawe pake sarung dan membonceng menyamping, RASAKAN SENSASINYA, Pak . . . . . . .!!!!

  1. Saya tegaskan bukan berdasarkan agama! Tidak ada aturan syariat yang mengatur berkendara dilarang ngangkang.

  2. Iya tuh ada ada saja, aq pernah lihat 1x kecelakaan, cewe bonceng cewe, anak SMA duduk nyamping, krna mau nyalip mobil di depannya, sontak yg di bonceng kaget n beri reaksi yg ngendarain panik n akhirnya kna serempet truk semen 10 roda (fuso),,, yah akhirnya meninggal di tmpat mas.. Kebetulan trjadi di dpan ruko sy.. Aq juga kaget bca di koran FB .. Slam kenal

  3. tu walikota kan orang kaya, ga pernah naik motor..coba dia naik motor trus boncengin bini nya model nyamping, bakalan encok tu bininya, n bkalan susah buat berkendara dgn baik, mending tu walikota buat suatu aturan yg lbih menyasar ke sejahteraan rakyat drpda buat aturan yg mengada2 kyak gtu..pake alasan syariat lg..

  4. yang jadi supirnya cewe tetap ngangkang, ya sama aja

    harusnya supir cewenya nyamping boncengnya ikut nyamping wkwkwkwkw

  5. Ping-balik: Kebanyakan Ngurusin Trotoar … Giliran ada Pembodohan Otomotif beneran malah Mingkem !!! … Ngakunya IDEALIS … CUIH !!! « INDOBIKERMAGS & SBS RACING TOP 1

  6. istri pak wali, dan anak perempuan pak wali kan pake mobil dinas, mana ngerasain kalo jd boncenger cewek disuruh duduk miring

    • brarti dpt bonus tuh yg liat.. termasuk yg ada didlm mobil dinas….hihi enak to..
      moga2 4JJI mengampuni hambanya ..amin

  7. kalau kecelakaan, pemda mau tanggung jawab memang? atau mungkin pak walikota saja yang tanggung jawab…

  8. Ah … Biarin aja orang rakyatnya juga dukung orang kayak gitu … Biar kalo enggak gini rakyat enggak mikir .. Cari pimpinan itu yg bagus .. Ingat BEBet BOBot and BIBItnya … Amin

  9. Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) menilai, perempuan duduk mengangkang di atas sepeda motor dengan aurat terbuka atau tidak mengenakan pakaian muslimah, bisa meruntuhkan marwah seorang perempuan. “Kebijakan ini bisa mengembalikan marwah perempuan yang ada di Aceh, kalau yang di luar Aceh tidak ada problem. Berbicara marwah sangat tergantung pada daerah,” katanya, dilansir Okezone, Kamis (3/1)”

    Dari sisi agama, perempuan tetap diperbolehkan duduk terbuka atau ngangkang di sepeda motor asal jangan sampai terbuka auratnya dan tidak menciderai marwah seorang perempuan. “Sah-sah saja, asal aurat tetap terjaga, pakaian tetap sopan tidak menyerupai laki-laki, dan tidak menciderai marwah perempuan itu sendiri,” ujar Faisal yang juga Ketua PW Nahdatul Ulama Aceh.

monggo dicoret-coret . . . . .

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s